Palembang, Infoseputarsumsel – Terpilihnya kembali Cik Ujang secara berturut-turut (back to back) sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan (Sumsel) dinilai sebagai cerminan kuatnya kepemimpinan serta kepercayaan penuh dari kader untuk melanjutkan roda organisasi lima tahun ke depan.
Keputusan tersebut dihasilkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sumsel yang digelar di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (30/04/2026).
Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH, MH menegaskan bahwa terpilihnya kembali Cik Ujang merupakan bentuk legitimasi kuat dari kader terhadap kepemimpinan yang dinilai berhasil selama periode sebelumnya.
“Keputusan ini merupakan bentuk kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Cik Ujang sehingga terpilih untuk memimpin Demokrat Sumsel periode 2026-2031 karena seluruh kader menilai beliau mampu mengakselerasi kerja-kerja politik selama lima tahun terakhir,” tegasnya.
Menurut Firdaus, kepemimpinan Cik Ujang ke depan akan difokuskan pada penguatan sinergi antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, guna memastikan arah kebijakan partai tetap selaras secara nasional hingga daerah.
“Tentu saja setelah terpilih kembali, beliau memastikan seluruh struktur partai di Sumatera Selatan bergerak dalam satu komando, selaras dengan kebijakan dan program DPP Partai Demokrat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Firdaus Hasbullah menyatakan bahwa DPD Partai Demokrat Sumsel telah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Salah satu fokus utama pasca-Musda adalah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota se-Sumsel.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kapasitas kader, serta mengoptimalkan pergerakan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Kita tidak boleh menunggu mendekati pemilu. Persiapan harus dimulai dari sekarang, dengan kerja-kerja politik yang terukur, sistematis, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan hasil Musda tersebut, Partai Demokrat Sumsel diharapkan mampu menjaga soliditas internal serta meningkatkan kinerja politik, baik dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat maupun menghadapi kontestasi politik mendatang. (Arf)






