Ratu Dewa Pastikan PSEL Palembang Ramah Lingkungan dan Serap Tenaga Lokal

Wali Kota Palembang Tinjau Proyek PSEL di Kertapati
Wali Kota Palembang Tinjau Proyek PSEL di Kertapati

Palembang, Infoseputarsumsel — Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bersama Director Investment Danantara Indonesia, Fadli Rahman meninjau langsung lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) di Jalan Keramasan, Kertapati, Senin (20/4/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan proyek yang kini resmi masuk dalam skema Perpres 109/2025.

Fadli menjelaskan, proyek PSEL ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo yang memandang pengelolaan sampah sebagai prioritas mendesak.

Palembang terpilih untuk bertransformasi dari regulasi lama (Perpres 35/2018) ke skema yang lebih mutakhir.

“Kami dari Danantara bergerak cepat bersama Pak Walikota dan jajaran. Kami targetkan realisasi peralihan ini tuntas tahun ini, sehingga pengelolaan sampah di Palembang dan sekitarnya berlangsung berkelanjutan, lingkungan asri, dan ekonomi warga meningkat,” ujar Fadli.

Sementara itu, Wali Kota Ratu Dewa menegaskan, meskipun proyek ini berskala nasional, namun akan memiliki dampak nyata bagi masyarakat lokal.

Saat ini, sambung Dewa, progres pembangunan sudah mencapai 81 persen. “Insya Allah akan mulai beroperasi Oktober 2026,” paparnya.

Dewa juga mengharapkan, pengembang dapat menyerap tenaga kerja lokal. “Kemudian pastikan teknologi yang digunakan tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta agar pelaku usaha kecil turut dilibatkan dalam proyek tersebut.

“Selain itu kita juga harapkan menyediakan fasilitas bagi pelajar (TK-SMA) untuk belajar pengelolaan sampah modern. Kalau ini terwujud, Palembang akan memiliki pusat energi listrik dari limbah yang tidak hanya fungsional, tapi juga membanggakan secara performa dan estetika,” kata Ratu Dewa.

Manager PT Indo Green Power, Satriawan Ming, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang dinilai sangat solid. Pihaknya berkomitmen mempercepat pembangunan agar manfaat ekonomi dan lingkungan segera dirasakan masyarakat Palembang.

“Untuk tenaga kerja kita sudah melatih tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Kepala DLHK Palembang, Akhmad Mustain, menyatakan optimistis target tersebut tercapai melalui kolaborasi dengan kabupaten penyangga.

“Potensi sampah dari Ogan Ilir dan Banyuasin sangat menjanjikan. Kami sudah berkomunikasi secara lisan. Masalah tenaga kerja juga akan kami dorong sebanyak-banyaknya dari warga lokal, tentunya sesuai kriteria teknis dari pengembang,” jelas Mustain.

Pos terkait