Infoseputarsumsel.com – Skena musik keras di Sumatera Selatan kembali digemparkan oleh karya terbaru dari salah satu unit terbaiknya. Crazykids, band bergenre metallic hardcore/metalcore asal kota Lubuklinggau, secara resmi merilis single terbaru bertajuk “Dogma Amarah” pada 10 April 2026. Rilisan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kreativitas musisi Lubuklinggau tetap membara dan mampu bersaing di kancah nasional.
Representasi Skena Underground Lubuklinggau di Kancah Musik Keras
Lahir dan besar di tanah Sumatera Selatan, khususnya Lubuklinggau, Crazykids telah menjadi ikon bagi komunitas musik independen setempat. Sejak terbentuk pada tahun 2012, band yang digawangi oleh Riki (vokal), M. Yoga Pratama (gitar), Zulpaiduputra (bass), dan Rio Saputra (drum) ini konsisten membawa nama Lubuklinggau dalam setiap aksi panggung dan karya rekaman mereka.
Eksistensi mereka selama lebih dari satu dekade membuktikan bahwa batasan geografis bukan penghalang untuk menciptakan musik berkualitas tinggi. Dengan proses recording, mixing, hingga mastering yang dilakukan di Aoxidstudio, Crazykids menunjukkan bahwa infrastruktur musik di daerah kini semakin mumpuni.
“Dogma Amarah”: Antara Doktrin dan Keresahan Sosial
Secara materi, “Dogma Amarah” mengusung pesan yang sangat dalam. Kata “Dogma” dianalogikan sebagai sebuah “doktrin buruk” atau sifat manusia yang merasa paling benar dan patut dipuja, sementara “Amarah” merupakan luapan keresahan atas kondisi tersebut.
Menggunakan lirik bahasa Indonesia, Crazykids ingin pesan ini tersampaikan secara lugas kepada pendengarnya, terutama kawan-kawan di skena underground Lubuklinggau dan sekitarnya. Musiknya sendiri merupakan evolusi dari karya sebelumnya; lebih raw, cepat, dan berani menggabungkan elemen oldschool di awal lagu dengan sentuhan modern metalcore di pertengahan.
Dedikasi Tanpa Batas: Membangun Ekosistem Gigs di Lubuklinggau
Sebagai band asal Lubuklinggau, Crazykids tidak hanya fokus pada studio. Mereka adalah penggerak aktif yang menghidupkan ekosistem musik di kota asalnya. Selama bertahun-tahun, mereka terlibat dalam menciptakan berbagai panggung mandiri (gigs) seperti:
Reunion Show & Rebel Fest
Satu Atap
Linggau Merasi Beringas
Riot Troops & Rokes Squad
Gerakan ini merupakan bentuk aksi nyata “Simbiosis Mutualisme” untuk memperkuat pasar musik bawah tanah di skala lokal, sekaligus memberi ruang bagi talenta-talenta baru di Lubuklinggau untuk terus eksis.
Menuju Mini Album “Walk of Dedication”

Single “Dogma Amarah” merupakan pembuka dari EP (mini album) mereka yang bertajuk “Walk of Dedication” yang akan dirilis tahun ini. Bagi warga Lubuklinggau dan pecinta musik keras di mana pun berada, single ini sudah bisa dinikmati di platform digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube.
Dukungan terhadap Crazykids adalah dukungan terhadap pergerakan musik Lubuklinggau. Mari terus suarakan karya lokal dan pantau terus perkembangan mereka melalui akun Instagram resmi @crazykids_official.






